Jumat, 15 November 2019

5 Aturan Perubahan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS 2019/2020

CPNS
Perubahan aturan seleksi CPNS 2019/2020
Selamat sore teman-teman, semoga masih bersemangat untuk belajar dan belajar. Mengingat tak lama lagi, USM Polstat STIS 2020 akan diselenggarakan, kali ini penulis akan sedikit berbagi mengenai perkembangan terkini terkait peraturan menteri PAN RB terbaru terkait aturan perubahan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019/2020.

Mengapa  hal ini penting penulis ulas kepada teman-teman? Sebab, pada USM Polstat STIS tahap II, teman-teman akan menghadapi SKD CPNS juga. Dengan demikian, ada kemungkinan besar aturannya mengacu pada aturan terbaru yang dikeluarkan oleh menteri PAN RB. Adapun peraturan menteri PAN RB terbaru itu adalah Permenpan RB Nomor 24 Tahun 2019 (teman-teman bisa baca di sini). Di dalamnya memuat perihal perubahan-perubahan pada sistem penilaian dan mekanisme soal yang diujikan dalam SKD CPNS 2019.
CPNS TKD SKD
Perubahan passing grade SKD CPNS 2019, sumber: Permen PAN RB No. 24 Tahun 2019
Berdasarkan Permenpan RB  tersebut, dapat kita lihat bahwa terdapat sekitar 5 perubahan utama di dalam sistem penilaian dan mekanisme soal yang diujikan. 3 perubahan terdapat pada passing grade atau nilai mati atau nilai minimum yang menjadi syarat seorang peserta SKD CPNS dapat dinyatakan LULUS SKD CPNS. Pada Pasal 3 Permenpan RB Nomor 37 tahun 2018, passing grade (PG) untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) adalah 75, kini dalam Permenpan RB Nomor 34 Tahun 2019 berubah menjadi 65. Artinya, terdapat penurunan sebesar 10 poin.

Kemudian, untuk Tes Intelijensi Umum (TIU), dalam Permenpan Nomor 37 Tahun 2018 PG-nya sebesar 80, pada Permenpan terbaru tidak mengalami perubahan, yakni tetap 80. Sedangkan untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) memiliki besar PG 271, terdapat perubahan sebesar 27 poin (menurun) bila dibandingkan PG TKP berdasarkan Permenpan RB sebelumnya (298).

Kalau kita amati berdasarkan PG, ada kemungkinan besar peserta SKD CPNS kali ini memiliki peluang LULUS lebih besar ketimbang peserta SKD CPNS periode Permenpan RB sebelumnya. Kunci pokoknya terdapat pada kebijakan menurunkan PG oleh menpan RB. Hal ini boleh jadi menjadi angin segar bagi peserta karena tak sedikit dari mereka yang mengeluhkan tingginya PG dan level kesulitan dari soal TWK dan TKP.
SKD CPNS 2019 2020 2021 2022
Perubahan jumlah soal subtes SKD CPNS 2019, sumber: Permen PAN RB No. 24 Tahun 2019
Dari sisi mekanisme soal, permenpan RB Nomor 24 Tahun 2019 juga mengandung pasal terkait kebijakan mengubah jumlah butir soal untuk setiap subtesnya, baik TWK, TIU, kecuali TKP. Soal subtes TWK pada permenpan RB sebelumnya berjumlah 35 butir soal, pada permepan terbaru berkurang sebanyak 5 butir soal sehingga menjadi 30 butir soal saja.

Untuk soal subtes TIU, pada aturan permenpan RB sebelumnya memberikan 30 butir soal, kemudian ditambah 5 soal, sehingga pada SKD CPNS 2019/2020 mendatang, jumlahnya berubah menjadi 35 butir soal. Sedangkan ada pengecualian bagi soal subtes TKP, jumlah soalnya tetap sebanyak 35 butir sebagaimana aturan sebelumnya.

Perubahan-perubahan seperti ini sudah semestinya diketahui oleh teman-teman. Sebab, USM Polstat STIS 2020 kemungkinan mengakomodir aturan terbaru dari Permenpan RB tersebut. Di dalam Permenpan RB terbaru ini untuk nilai benar dan salah serta nilai untuk TKP memang tidak disebutkan terdapat perubahan sehingga untuk nilai masih mengacu pada peraturan sebelumnya. Teman-teman bisa menambah referensi mengenai aturan nilai benar dan salahnya di sini (Nilainya masih sama).