Rabu, 16 Oktober 2019

4 Perbedaan Data dan Informasi Beserta Contohnya

informasi
Perbedaan Data dan Informasi
"Anda bisa mendapatkan data tanpa informasi, tapi anda tidak bisa memberikan informasi tanpa data." Kira-kira begitulah salah satu ungkapan pakar statistika yang pernah saya baca. Pernyataan tersebut ada benarnya, sebab memang data dan informasi itu merupakan dua hal yang berbeda. Dalam kehidupan sehari-hari, acapkali kita menganggap bahwa data dan informasi adalah hal yang sama secara konsep dan definisi, namun anggapan itu tidaklah dapat dibenarkan.

Beberapa artikel yang saya baca menyatakan bahwa hubungan antara data dan informasi seperti halnya siklus. Data dapat memberikan informasi dan informasi berasal dari data. Tapi, jika kita uraikan secara terpisah, data dan informasi masing-masing memiliki karakter tersendiri dan memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Setidaknya ada 4 perbedaan antara data dan informasi, kita coba mengulasnya sekaligus dibumbuhi dengan pengertian mengenai data dan informasi.

Data

Beberapa ahli memiliki pendapat yang berbeda mengenai konsep dan definisi data. Menurut Robert N. Antony dan John, data didefinisikan sebagai wujud jamak dari datum atau yang biasa kita sebut dengan data item. Jogyanto mengemukakan bahwa data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Menurut Slamet Riyadi, data didefinisikan sebagai kumpulan informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan di mana data bisa berupa angka-angka atau lambang-lambang. Sedangkan menurut Arikunto, data adalah semua angka dan fakta yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun sebuah informasi.
statistik
Pengertian Data
Berdasarkan beberapa pengertian para ahli terkait data, maka dapat penulis simpulkan bahwa data merupakan bahan baku yang terdiri atas angka-angka, lambang, notasi, fenomena, atau kejadian yang merupakan hasil pengukuran dengan pengamatan menggunakan perangkat penyimpan (kuesioner, komputer, dan sejenisnya) dan diolah menjadi dasar menyusun sebuah informasi bagi manusia.

Contoh data:

1. Tadi malam Timnas Indonesia vs Vietnam tanding sepak bola;

2. Hari Pangan Dunia (World Food Day);

3. Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) marak terjadi di Indonesia;

4. Bupati Indramayu terkena OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Informasi 

Informasi oleh para ahli dimaknai secara berbeda. Menurut Joner Hasugian, informasi sebuah konsep universal dalam jumlah muatan besar yang meliputi banyak hal dalam ruang lingkupnya masing-masing dan terekam pada sejumlah media. Sedangkan menurut Jordon B. Davis, informasi didefinisikan sebagai data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerima informasi dan nilai yang nyata dan dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan sekarang atau masa depan.
hoaks
Definisi Informasi
Dengan menggunakan dua pengertian ini, penulis menyimpulkan bahwa informasi adalah beragam hal dalam volume besar bersumber dari data yang sudah diolah serta diberikan kepada penerimanya melalui sejumlah media.

Contoh informasi:

1. Hasil Pertandingan Indonesia vs Vietnam tanggal 15 Oktober 2019 adalah 1-3, Indonesia kalah telak, Irfan Bachdim hentikan 316 masa paceklik gol Indonesia;

2. Tema Hari Pangan Dunia (World Food Day) 2019 adalah Our Action Are Our Future, Healthy Diets dan Hastag #zerohungerworld. Hari Pangan Dunia kali merupakan yang ke-39;

3. Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) marak terjadi di Indonesia, baru-baru ini terjadi di lereng Gunung Arjuno, Jawa Timur. Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah, pemadaman kebakaran hutan di Gunung Arjuno dilakukan dengan cara manual mengingat kemiringan lereng yang mencapai 60 derajat ditambah angin kencang sehingga proses pemadaman memerlukan waktu 4 hari;

4. Bupati Indramayu terkena OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diperkirakan, harta kekayaan Bupati Indramayu Rp. 8,5 Miliar.

Berdasarkan pengertian dan contoh riil antara data dan informasi, maka kita dapat menarik setidaknya 4 perbedaan mendasar, yaitu:

1. Data merupakan uraian singkat terkait kejadian, fenomena atau suatu obyek tertentu lainnya yang bersifat baku dan tidak mampu digunakan untuk mengambil kesimpulan. Sedangkan informasi merupakan hasil olahan dari data-data yang dapat dijadikan dasar mengambil suatu kesimpulan dan keputusan;

2. Adakalanya data tidak dapat diterima oleh logika akal, sedangkan informasi dapat diterima logika karena ia mengandung unsur-unsur penjelas dari hasil olahan data;

3. Ruang lingkup dari data bersifat detil dan teknis, sedangkan informasi merupakan aspek penjelas proses pembatasan ruang lingkup dan teknis itu;

4. Kita bisa memperoleh data tanpa informasi, tetapi kita tidak bisa memberikan informasi tanpa data.

Merujuk pada penjelasan terkait definisi, contoh dan perbedaan antara data dan informasi, dalam praktiknya, secara teknis tidak mudah bagi kita untuk mendapatkan data tanpa informasi. Informasi itu sendiri bisa jadi kita bangun sendiri berdasarkan gagasan, bahkan dengan khayalan kita, tapi untuk hal-hal yang memerlukan keabsahan ilmiah, data merupakan satu hal yang utama untuk melahirkan dan menyebarkan sebuah informasi.

Informasi yang selama ini viral di telinga kita seringkali tidak didasari oleh data yang nyata. Inilah yang melahirkan informasi yang bohong atau biasa kita sebut dengan informasi hoaks. Sebaliknya, jika kita mempunyai data, tetapi salah dalam menyimpulkannya sebagai informasi pada penerima informasi, juga menciptakan informasi hoaks yang bersifat pelintiran atau fitnah. Oleh karena itu, informasi haruslah berdasarkan data yang benar dan sebaliknya, data juga harus disimpulkan dengan benar agar melahirkan kesimpulan dan informasi yang benar pula.