Sabtu, 13 Januari 2018

Mau Daftar Sekolah Tinggi Ilmu Statistik 2018? Pastikan Kalian Baca Beberapa Hal Berikut Ini

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta, sumber: slide UKM Media Kampus
Apa itu STIS? Yang pernah ikut Ujian Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Kedinasan (USM PTK) pastinya tak asing dengan STIS. Jadi, bagi teman-teman yang pengin kuliah di Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK), perkenalkan nih, STIS. STIS itu singkatan dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS).

STIS merupakan salah satu sekolah tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan basis pendidikan Statistika bagi lulusan Sekolah Menengah Atas atau sederajat serta kalangan umum yang ditugasbelajarkan. Jadi, bila teman-teman tertarik untuk lebih jauh belajar dan memahami ilmu Statistika, teman-teman dapat mempersiapkan diri untuk mendaftarkan diri ke STIS.
STIS, sumber: slide UKM MK STIS
Mengapa sih harus memilih STIS?
Dalam menentukan pilihan PTK, teman-teman perlu mengetahui terlebih dahulu keunggulannya. PTK yang unggul dipastikan dapat menempa kemampuan teman-teman untuk menghadapi masa depan. Selain itu, PTK yang berkualitas juga berperan dalam meningkatkan daya saing teman-teman di dunia kerja. Kalau diuraikan, setidaknya ada tiga alasan mengapa STIS adalah pilihan yang tepat.
STIS, sumber: UKM MK STIS
Pertama, kuliah di STIS gratis. Gratis dalam artian, selama masa pendidikan, teman-teman dibebaskan dari biaya pendidikan per semesternya. Jadi, lumayan juga 'kan membantu meringankan beban orang tua.

Kedua, jika teman-teman kuliah di STIS, kalian akan mendapatkan Tunjangan Ikatan Dinas (TID) setiap bulannya. Kalau nggak salah, TID STIS kondisi terakhir ini adalah Rp. 1.000.000,- per bulan. Kalau dipikir-pikir, zaman now begini, sangat jarang lho kuliah tidak bayar, tetapi malah dibayar per bulannya.

Ketiga, masuk STIS berarti teman-teman akan dipersiapkan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saat USM STIS, teman-teman akan dites dengan Tes Kemampuan Dasar (TKD) CPNS, kalau tak salah pada USM STIS tahap II. Bila lolos TKD CPNS ini, teman-teman setidaknya telah mendapatkan "tiket" khusus menjadi PNS. Meskipun, teman-teman harus lulus kuliah di STIS selama 4 tahun.

Apa enaknya sih kuliah di STIS?

Kuliah di STIS itu sangat asyik teman-teman. Selain bisa mendalami ilmu Statistika, kalian juga bakal mendapatkan beberapa keuntungan, yaitu:
Mengapa daftar STIS? sumber: UKM MK STIS
Pertama, karena setiap tahunnya STIS membuka peluang pendaftaran secara nasional, bila kalian berhasil lolos USM STIS, kalian akan bertemu sekaligus berteman yang berasal dari berbagai daerah se-Nusantara. Kuliah sekalian dengan menjalin bersahabatan kan mengasyikkan bukan?


Kedua, STIS sebagai sekolah kedinasan memiliki kekhususan dalam proses perkuliahnnya. Salah satunya adalah ada seragam kuliahnya, biasanya sih disebut Pakaian Dinas Akademik (PDA). Sama halnya dengan PTK lainnya, PDA menunjukkan jiwa Korps Mahasiswa PTK yang berwibawa dan berbudi pekerti tinggi, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Pakaian Dinas Akademik STIS, sumber: UKM MK STIS
Yang ketiga dan tak kalah menarik soal enaknya kuliah di STIS adalah STIS tidak menerapkan pendidikan semi-militer. Di sinilah bedanya STIS dengan PTK lainnya, di STIS teman-teman jangan khawatir, tidak ada senioritas di STIS, tidak ada kekerasan atau tes kekebalan fisik di STIS. Teman-teman cuma belajar dan berorganisasi saja, OSPEK di STIS juga tidak ada perploncoan sebagaimana budaya OSPEK zaman old. So, enjoy saja.

Selain kuliah, apa saja sih kegiatannya mahasiswa STIS?

Tenang Sob, kalian tak hanya melulu kuliah-pulang, kuliah-pulang alias mahasiswa kupu-kupu, kok. Di STIS ada beragam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tempat kalian bisa menuangkan kreativitas dan soft skill yang kalian miliki. Ada UKM paduan suara, UKM bahasa Inggris, UKM bahasa Jepang, UKM dance, UKM Band, UKM Taekwondo, UKM Pencak-Silat, dan UKM lainnya.
Kegiatan Mahasiswa STIS selain kuliah, sumber: UKM MK STIS

Dengan ikutan UKM di STIS, masa-masa perkualiahan kalian tidak bakal membosankan. Setiap hari, hidup kalian tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi kalian juga belajar kepemimpian dan organisasi.

Kalau sudah lulus STIS, bagaimana nasibnya? Mau kemana?

Sebagaimana yang telah saya jelaskan di awal. STIS adalah Perguruan Tinggi Kedinasan, jadi setiap yang kuliah di STIS, setelah lulus, kalian tak bakalan jadi pengangguran banyak acara. Kalian akan memperoleh ikatan dinas itu, yakni bekerja di Badan Pusat Statistik (BPS) baik di pusat atau di daerah seluruh Indonesia.
Daerah Penempatan Lulusan STIS, sumber: UKM MK 
Setelah lulus STIS, kalian akan magang terlebih dahulu di BPS untuk menunggu Surat Keputusan (SK) CPNS. Tak lama kok, sekitaran sebulan atau dua bulanan penantian. Kalian akan ditempatkan sesuai dengan pilihan yang kalian ajukan ke pihak kepegawaian BPS RI, kalau tidak salah, ada tiga atau empat daerah pilihan penempatan dalam form.

Setelah kalian isi, kriteria penempatannya tentu adil guys, (1) berdasarkan peringkat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), jadi bagi yang IPK-nya tertinggi, dia paling leluasa menentukan daerah penempatannya, baik di BPS RI maupun BPS daerah, (2) berdasarkan formasi putra-putri daerah (kecuali wilayah Pulau Jawa).

Jadi, misal kalian putra-putri daerah NTT, ada 4 orang jumlahnya, dan BPS NTT buka formasi pegawai sebanyak 5, maka putra-putri daerah lulusan STIS itu akan bisa memilih daerah prioritas ke NTT (lumayan bisa pulang kampung). (3) berdasarkan formasi kebutuhan pegawai secara umum, ini di luar dari kedua dasar penempatan sebelumnya.

Apa saja program jurusan di STIS? kondisi 2017

Sampai kondisi terakhir 2017, ada sebanyak 3 jurusan yang ada di STIS, yaitu jurusan Statistik Sosial Kependudukan, jurusan Statistik Ekonomi dan Komputasi Statistik.
Jurusan Perkuliahan STIS, sumber: UKM MK STIS
Seperti "judul" jurusannya, bila teman-teman memilih jurusan Statistik Sosial maka kalian akan dikhususkan untuk belajar statistika yang berkaitan dengan fenomena sosial dan biasa dilakukan oleh BPS. Kalian akan belajar mata kuliah seperti pengantar demografi, mata kuliah kependudukan serta mata kuliah lainnya berkaitan dengan masalah sosial dan budaya.

Demikian halnya bila kalian pilih jurusan Statistik Ekonomi, di sana kalian bakal belajar tentang Statistik yang berkaitan dengan fenomena-fenomena ekonomi. Kalian juga akan mendapatkan mata kuliah seperti Pengantar Mikroekonomi, pengantar Makroekonomi, Ekonomi Pembangunan, serta analisis-analisis di bidang ekonomi.
Program Studi di STIS, sumber: UKM MK STIS
Untuk kalian yang memilih jurusan Komputasi Statistik, kalian akan belajar tentang bagaimana sih menciptakan sebuah aplikasi pengolahan data statistik? Atau dasar-dasar manajemen data statistik serta rekayasa jaringan untuk menunjang aktivitas pengolahan data.

Jalur masuk STIS lewat mana saja?

Ada dua jalur teman-teman, yang bisa kalian tempuh untuk masuk dan kuliah di STIS. Yang pertama jalur Ikatan Dinas (ID), jalur ini merupakan jalur umum dan berlaku secara nasional untuk mengikuti USM STIS. Biasanya jalur ID ini banyak diminati lulusan SMA sederajat (kecuali SMK) dan jurusan IPA.
Jalur Masuk Daftar STIS, sumber: UKM MK STIS
Yang kedua adalah jalur Tugas Belajar (TB), ini biasanya dikhususkan untuk mereka yang menjadi utusan lembaga atau instansi BPS atau lainnya (intinya sudah bekerja).


Apa saja syarat daftar STIS?

Kalau dipikir, syarat untuk mendaftar STIS cukup mudah. Pertama, pastikan usia teman-teman tidak lebih dari 22 tahun per Oktober 2018. Usia dulu dilihat, sebab kalau melebihi 22 tahun justru langsung ditolak oleh panitia seleksi nasional STIS (panselnas).

Kedua, pastikan rata-rata nilai rapor kalian minimal 7. Untuk yang mengikuti kurikulum 2013 atau kurtilas jangan khawatir, nanti akan ada konversi nilai alfabet kalian ke numerik atau sesuai kebijakan STIS (perlakuan khusus).

Ketiga, pastikan kalian sehat jasmani rohani. Definisi sehat jasmani dalam hal ini kalian tidak dalam kondisi menderita penyakit menular, akut atau kronis yang notabene bakal mengganggu kalian ketika kuliah sampai bekerja nanti.

Apakah mata minus masih ada kemungkinan lolos?

Di STIS, peluang lolos tes kesehatan yang kecil adalah ketika kalian menderita buta warna. Mengapa demikian? Sebab, dalam praktik bidang statistika, kalian akan dihadapkan pada data-data atau sajian colourfull, jadi tidak memungkinkan bagi mereka yang buta warna atau tidak mampu membedakan warna.

Apakah bekas operasi masih mungkin lolos tes STIS?

Jangan khawatir, selama kalian tidak menderita penyakit menular atau kronis serta mengganggu jalannya perkuliahan kalian, ada kemungkinan besar kalian lolos tes STIS.

Bagaimana gambaran pendaftaran USM STIS 2018?

Kalau dirangkum, tahapan pendaftaran USM STIS cukup mudah. Pertama, pendaftar memastikan bahwa nama di Kartu Keluarga dan atau KTP (bagi yang sudah punya) benar dan konsisten. Bila ada kesalahan pada nama KK, silakan diperbaiki sesegera mungkin agar bisa mendaftar dengan lancar. Mengurus soal kesalahan nama pada KK bisa teman-teman dapatkan informasinya di dinas kependudukan dan catatan sipil (disdukcapil) setempat.

Pastikan pula usia kalian masuk dalam kriteria berikut nilai rata-rata rapor kalian. Setelah itu kalian mendaftar secara daring melalui website panselnas PTK, lalu kalian pilih mau ke PTK apa, termasuk pilih STIS.

Lalu, data kalian akan "dilempar" ke pansel USM STIS untuk kemudian kalian konfirmasi. Setelah itu, kalian perlu membayar uang pendaftaran, biasanya Rp. 300.000,- per peserta. Secara otomatis, Kartu Tanda Peserta USM STIS (KTPUM) bisa kalian dapatkan (persis seperti beli tiket kereta api atau pesawat). Kalian unduh kemudian kalian cetak dan sertakan pas foto berwarna terbaru.

Pada saat mengikuti USM STIS setiap tahapnya, pastikan kalian membawa KTPUM beserta KK atau KTP yang dimiliki sebagai tanda bukti resmi mengikuti USM STIS 2018. Cukup mudah bukan?

Makanya, yuk daftar STIS, kuliah gratis, dapat uang saku yang "manis", lulus kerja otomatis.

Semangat belajar. Kalian bisa belajar mempersiapkan USM STIS 2018 dengan Klik di sini



INFORMASI TERBARU PENERIMAAN POLTEK STATISTIKA STIS 2018

Tahapan USM:

Tahapan tes terbagi menjadi 4 Tahap dan berlaku sistim gugur di setiap tahapnya, yaitu:

1. Tahap I: Tes Potensial Akademik (TPA) Bidang Matematika, Tanpa Bahasa Inggris. Ada kemungkinan besar TPA Matematika yang dimaksudkan adalah seperti soal Matematika pada USM STIS tahun-tahun sebelumnya, BUKAN MATEMATIKA DASAR pada umumnya seperti operasi-operasi sederhana.

2. Tahap II: Tes Kemampuan Dasar (TKD CPNS) Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Aplikasi CAT

3. Tahap III: Psikotest

4. Tahap IV: Tes Kesehatan dan Kebugaran Jasmani (perkiraan ada TES LARI)