Senin, 16 Oktober 2017

TERNYATA! Inilah 10 Tips dan Trik Sukses Menjawab Soal Tes SKD CAT BKN


Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) merupakan profesi yang diidam-idamkan oleh banyak orang saat ini. Buktinya pun jelas, ratusan ribu orang dengan penuh harap mendaftarkan dirinya untuk mengikuti tahapan demi tahapan Tes CPNS, termasuk di dalamnya adalah tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).

Dalam tes SKD, para peserta diharuskan mengikuti ujian berbasis komputer atau diistilahkan sebagai Computer Assisted Test (CAT). Dalam aplikasi tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mempersiapkan sejumlah bank soal sebagai bahan uji peserta tes CPNS. Pengalaman penulis sendiri, tingkat kesulitan tipe soal CAT BKN ini sangat bervariasi, bahkan jauh dari beragam bentuk soal prediksi yang tertuang dalam buku-buku sukses CAT BKN di pasaran. Sama dalam hal tipe, tetapi dalam kondisi riilnya jauh berbeda, bahkan terdapat soal yang tidak terduga sama sekali.

Untuk dapat lolos dalam tes SKD CAT BKN, para peserta diharuskan memenuhi standar nilai minimal yang telah ditentukan oleh BKN sebagai acuan standar mutu tes. Standar nilai itu dikenal sebagai passing grade  dan terbagi atas tiga jenis soal, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai minimanya adalah 75, Tes Intelijensi Umum (TIU) nilai minimalnya adalah 80 dan Tes Kepribadian Personal (TKP) dengan nilai minimal 143. Dari tiga jenis soal uji tersebut, seorang peserta dinyatakan LULUS apabila telah minimal mendapatkan nilai 75 untuk TWK, 80 untuk TIU dan 143 untuk TKP. Sebaliknya, bila terdapat nilai salah satu jenis soal dibawah passing grade, meskipun secara total nilainya tertinggi, maka tetap peserta tersebut dinyatakan TIDAK LULUS.

Persaingan demikian ketat, begitu pula tantangan dari tes SKD CAT BKN yang menggunakan passing grade alias nilai mati. Tentunya, peserta memerlukan tips dan trik untuk bagaimana menjawab tiga jenis soal tersebut dengan baik, cepat dan tepat pastinya. Kali ini penulis akan berbagi mengenai hal tersebut, mengingat penulis juga pernah mengikuti tes CAT BKN. Berikut tips dan trik dalam menjawab soal tes SKD CAT BKN:

1. Berdoalah terlebih dahulu. Berdoa akan membuat kita nyaman dan pikiran tenang. Selain itu, berdoa adalah wujud ikhtiar kita meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita bisa mengerjakan tes SKD CAT BKN dengan lancar dan diberi kelulusan.

2. Mulailah memilih jenis soal yang dianggap mudah. Kita dapat memilih salah satunya, misalkan mengerjakan TIU dulu karena kita dapat menghitung cepat misalkan, atau mulai dengan TKP dulu karena soal personal kita. Namun, karena passing grade TKP paling tinggi, setidaknya TKP kita garap terlebih dahulu juga boleh. TWK juga dapat menjadi pilihan pertama untuk dikerjakan karena materi TWK cukup berat, yakni hafalan Pasal dan Sejarah. Setidaknya dengan pilihan TWK di awal, daya ingat kita masih fresh, terlebih bagi mereka yang punya daya ingat jangka pendek kuat, maka TWK adalah prioritas utama.

3. Kerjakanlah soal yang dianggap mudah terlebih dahulu. Mengerjakan soal tak harus berurutan, karena sistem CAT BKN bisa dengan menekan tombol Next atau Back to soal sebelumnya. Jadi, kita kerjakan soal yang kita anggap lebih mudah dulu, pada nomor berapapun kalau kita anggap mudah, mending segera kita jawab.

4. Perhatikan waktu pengerjaan. Inilah mengapa harus jawab soal yang dianggap mudah dahulu, sebab waktu terus bergulir dalam tes SKD CAT BKN. Usahakan jangan panik meskipun terdapat peserta lain di samping kita kita selesai terlebih dahulu.

5. Menghitung dengan tenang. Ketenangan menghitung akan menjamin jawaban untuk soal TIU menjadi lebih baik dan lancar. Terburu-buru dalam menghitung akan berakibat kekurangtelitian dan bahkan kesalahan dalam menjawab.

6. Bandingkan antara jumlah soal dengan waktu yang tersedia. Semakin banyak jumlah soal yang belum kita jawab, maka dengan waktu yang tersedia, kita harus memperkirakan berapa lama yang harus kita butuhkan dalam menjawab sebuah soal.

7. Usahakan jangan sampai meminjam peralatan tulis apapun kepada orang lain selama tes berlangsung.

8. Periksa kembali jawaban setelah kita anggap sudah selesai. Pastikan tidak ada pertanyaan yang terlewat atau urutan soal ternyata tidak sama dengan urutan jawaban, misalkan soal no. 6 kita jawab A, padahal jawaban A itu adalah jawaban untuk soal nomor 5 atau nomor 7. Tentu kalau demikian, kesalahan jawaban akan merebet hingga soal terakhir.

9. Setelah usai, catat nilai yang kita dapatkan dalam selembar kertas catatan atau nomor peserta untuk memastikan nilai yang muncul pada layar adalah sesuai dengan nomor peserta dan nilai kita.

10. Berdoa sebelum mengklik tanda selesai.