Kamis, 28 September 2017

Lupa Rumus Saat Mengerjakan Soal Fisika? Ini Caranya

Kesulitan menghafal rumus Fisika, dokpri.

Jika kita amati, pendidikan Indonesia sampai saat ini masih menghadapi tantangan yang besar. Betapa tidak, pendidikan yang diharapkan dapat mencetak generasi bangsa yang mengerti terhadap keilmuan, malah banyak bermunculan lulusan-lulusan robotik yang tak mengerti substansial. Robotik yang dimaksudkan adalah mungkin masih banyak siswa yang istilahnya mengerti kue tetapi tidak mampu menangkap bagaimana dan apa saja yang diperlukan untuk membuat kue tersebut.

Coba kita amati, mungkin masih banyak siswa atau mahasiswa yang sangat menyukai cara hitung cepat, cara jitu, cara sakti dalam mengerjakan soal-soal yang dihadapinya saat proses belajar. Kebanyakan dari mereka memang banyak yang hafal rumus, bahkan diluar kepala sehingga ketika menghadapi berbagai macam bentuk soal, langsung capcusss...rumus jitu, sakti atau cepatnya keluar dari benaknya, misalnya saja pada mata pelajaran Fisika.

Fisika merupakan cabang ilmu yang khusus mempelajari peristiwa alam yang tak hidup (materi) dalam lingkup ruang dan waktu. Biasanya, Fisika merupakan pelajaran yang ditakuti oleh siswa sebab dalam pembelajarannya banyak menggunakan rumus-rumus yang rumit dan sulit bagi siswa yang memiliki kemampuan berpikir tak tinggi. Kebanyakan siswa masih bingung dalam menghadapi soal Fisika, penulis pun pada saat mengajar Fisika pada teman-teman level SMP pun menemukan bahwa masih banyak siswa yang kurang mampu memahami persoalan dalam pelajaran Fisika. Padahal, nyatanya para ahli Fisika juga banyak yang tidak hafal semua rumus-rumus Fisika tersebut. Apalagi dengan level pendidikan Indonesia yang semakin rumit dan bermakna menyulitkan siswa, Fisika bakal menjadi pelajaran menakutkan bila tak disajikan secara sederhana, menarik, dan menjunjung tinggi substansial.

Salah satu siswa yang pernah penulis ajar, sebut saja Bunga, dia sangat sering menghadapi kesulitan dalam menghadapi soal-soal Fisika di sekolahnya. Penulis berpikir, mungkin saja dari IQ-nya tak tinggi sehingga ia kurang cepat dalam menangkap dan mengerjakan soal. Kemungkinan lain adalah ia tak mengerti substansi soal yang ia hadapi. Padahal, penulis mengetahui bahwa Bunga sudah mengikuti Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) di berbagai tempat, belum lagi ditambah lembaga yang khusus mengajarkan cara hitung cepat. Walakin, ya begitulah kondisinya, ia mengalami kesusahan saat mengahadapi soal Fisika karena ia tak mengerti "ini kira-kira pakai rumus apa ya?...", padahal rumus sudah diajarkan, sudah dijabarkan bagaimana rumus tersebut bisa ditemukan dan digunakan dalam pengkalkulasian.

Oleh karena itulah, maka penulis berinisiatif untuk mengajarkan cara sederhana kepada Bunga tersebut. Cara tersebut biasa penulis sebut cara BOKIR (Bodoh tapi Mikir). Bagaimana praktiknya ?, nah, ikuti beberapa tahapan sebagai berikut :

Misalkan terdapat soal Fisika tentang massa jenis sebuah benda atau zat :

Jika diketahui sebuah benda bermassa 300 gr dan memiliki volume 400 cm (kubik), maka massa jenis benda tersebut adalah....

a. 0,75 gr/cm(kubik)

b. 0,075 gr/cm(kubik)

c. 0,0075 gr/cm(kubik)

d. 0,00075 gr/cm(kubik)

Kebanyakan siswa menghadapi soal semacam ini pun ternyata masih ada yang kebingungan memakai rumus apa, maka langkah-langkahnya adalah :

(1) lihat satuan pada setiap opsi jawaban, siip ! yaitu gr/cm(kubik)

(2) Nah, catatan penting bahwa dalam menggunakan metode ini, siswa hendaknya hafal betul mengenai satuan dari besaran pokok (ada 7 besaran pokok hingga kini, semoga tak lupa).

(3) Satuan gr adalah gram merupakan satuan dari besaran massa benda/zat (satuan SI nya kilogram (Kg))

(4) Satuan cm(kubik) adalah satuan dari besaran volume suatu benda/zat (lihat ada kubik, kalau luas persegi, kalau panjang cm/m dst).

(5) Berarti saat siswa lupa rumus mengenai massa jenis benda (lambangnya biasanya rho), maka dengan mudah ditentukan bahwa rumus massa jenis benda/zat = massa benda : volume benda sebagai berikut.
Rumus massa jenis zat, dokpri
(6) Sehingga bisa segera dihitung bahwa massa jenisnya sama dengan 0,75 gr/cm(kubik)

(7) Selesai.