Kamis, 27 Juli 2017

Ekonomi Tumbuh, Apa Maksudnya?

Pertumbuhan ekonomi, sumber foto:
https://www.google.com/amp/m.merdeka.com/amp/khas/tiga-kunci-pertumbuhan-ekonomi-indonesia.html

Aktivitas ekonomi di Indonesia semakin pesat dan beragam. Perputaran roda ekonomi begitu jelas bila kita melihat pasar, mall, perusahaan, bandara, petani yang sibuk panen hingga sibuknya jasa jahit pakaian serta sol sepatu. Lebih ekonomi lagi jika kita amati setiap running teks di bursa efek dan transaksi finansial di bank. Cuplikan-cuplikan aktivitas itu menimbulkan angka pertumbuhan ekonomi.

Menyoal ekonomi yang tumbuh, tentu kita perlu tahu mengenai tumbuhnya Nilai Tambah Bruto (NTB). NTB itu mudahnya dipahami sebagai nilai yang diciptakan oleh aktivitas produksi. Ia juga dipandang sebangai nilai kontribusi tenaga kerja dan modal, pajak produksi serta subsidi yang menjadi kompensasi tenaga kerja dan modal. Susah ya? Hehe...

Begini. Misalkan saya adalah petani apel. Produk saya adalah apel katakan harganya Rp. 10.000,- (misal 1 buah saja). Biaya-biaya yang saya perlukan untuk sampai menghasilkan apel, dari biaya obat, bibit hingga upah, nah itu totalnya katakan Rp. 4.000,-. Maka, NTB usaha saya adalah 10.000 - 4.000 = Rp. 6.000,-.

Nah, kalau waktu berikutnya NTB saya jadi Rp. 7.000,- maka itu artinya NTB saya tumbuh sebesar 16,67%. Apa maknanya NTB yang tumbuh ini?

NTB saya tumbuh bila harga biaya untuk menghasilkan apel stabil. Kemungkinan lain, NTB saya tumbuh karena saya melakukan efisiensi sehingga biaya produksi apel dapat saya tekan. Atau bisa juga, meski terjadi inflasi, karena inflasi kecil, saya berhasil memproduksi banyak apel. Nah, tumbuhnya NTB saya inilah yang secara sederhana dikatakan sebagai tumbuhnya ekonomi, begitu.